Pekerja Provider Tewas, PLN Sebut Pemasangan Wifi di Cibinong Bogor Tak Ada Koordinasi 

RUJUKANMEDIA.com – Manajer PLN ULP Bogor Timur, Qonia Isnasari menyebut PT Fiber Media Indonesia (FMI) tidak melakukan koordinasi dengan pihaknya saat pekerja melakukan pemasangan wifi Jalan Raya Pomad Karadenan, Kampung Kaum Pandak RT 02/ RW 13 Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 23 April 2025.

Qonia mengaku baru mengetahui peristiwa yang menewaskan tiga pekerja itu saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.

“Kami baru mendapat informasi tentang kejadian tersebut pukul 07.00 WIB dan petugas kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Qonia dalam keterangan yang dirilis Polres Bogor.

Baca Juga : Diduga Tersengat Listrik, Tiga Pekerja Tewas Saat Pasang Wifi di Cibinong Bogor

Dari hasil pengecekan PLN, kata dia, petugas provider tersebut terkena tegangan saat pemasangan tiang internet/multimedia.

Baca Juga : Kecelakaaan Beruntun di Caringin Bogor, Satu Tewas dan 4 Orang Luka-luka 

Sekitar pukul 07.52 WIB, pihak PLN ULP Bogor Timur melakukan pengamanan tiang provider karena tiang yang sudah berdiri dekat dengan tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PLN dan kemudian provider membongkar tiang aset tersebut.

“Kami harap pihak external yang akan melakukan pekerjaan dekat dengan jaringan PLN dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan PLN, agar bersama kita menjaga keselamatan dan menghindari hal-hal yang tidak diharapkan,” tegas Qonia.

Baca Juga : Tengah Lakukan Perawatan,  Petugas PLN di Bogor Tewas Tersengat Listrik

Sebelumnya diberitakan, tiga pekerja tewas saat hendak melakukan pemasangan wifi di Jalan Raya Pomad Karadenan, Kampung Kaum Pandak RT 02/ RW 13 Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 23 April 2025.

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo mengungkap, ketiga pekerja tersebut tewas diduga tersengat listrik saat melakukan pemasangan tiang wifi milik PT. FMI sekitar pukul 03.30 WIB.

“Kejadiannya sekitar pukul 03.30 WIB. Diduga akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat akan memasang wifi,” ungkap Waluyo dalam keterangannya.(*)

Tinggalkan Balasan