Pemkab Bogor Jalin Komunikasi dengan TNI, Barak Militer untuk Siswa Nakal Disiapkan

RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku sudah melakukan komunikasi dengan jajaran TNI soal penyediaan Barak Militer untuk membina siswa nakal.

“Untuk tempat kita sudah berkomunikasi, kebetulan kemarin dilaksanakan di Purwakarta merupakan bagian dari Divisi 1 Kostrad yang ada di Cilodong. Kemarin Kasdim, Kepala Staf Divisi 1 juga sudah datang ke sini, sudah berkomunikasi bersama sama,” kata Bupati Bogor Rudy Susmanto, Minggu 11 Mei 2025.

Bersamaan dengan itu, Pemkab Bogor juga bakal membahas soal kriteria siswa nakal yang nantinya dibina di Barak Militer. Termasuk juga penganggarannya.

“Beberapa hari ke depan kita akan menentukan yang masuk kriteria siswa-siswi yang harus dibina seperti apa lalu mekanisme penganggarannya seperti apa supaya kita tidak menyalahi aturan,” jelas Rudy.

Baca Juga : Pemkab Bogor Susun Payung Hukum Pembinaan Siswa Nakal ke Barak Militer

Rudy menilai itu penting dilakukan. Karena jangan sampai kebijakan yang positif ini malah melanggar aturan perundang-undangan.

“Kalau menggunakan anggaran CSR kapanpun bisa, tapi pada saat kita menggunakan postur APBD tentu perlu payung hukum untuk menaungi kebijakan-kebijakan tersebut,” tegas Rudy.

Baca Juga : Disdik Bekerja Sama dengan Sekolah Bentuk Timsus Cegah Siswa Masuk Barak Militer 

Tak hanya itu, Rudy juga menyebut bahwa penyusunan payung hukum tersebut juga untuk jaminan agar masa depan para siswa yang dibina tetap terjaga dengan baik.

“Kita ingin anak-anak muda kita mempunyai masa depan yang baik dan tentunya pemerintah pusat maupun provinsi mengambil sebuah kebijakan juga dikaji dengan baik. Dan kami Pemkab Bogor akan mengikuti segala kebijakan-kebijakan yang sudah diputuskan bersama,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan