RUJUKANMEDIA.com – Balita berinisial AD yang hanyut terbawa arus selokan di Perumahan Alam Tirta, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hanyut pada Kamis 15 Mei 2025, korban berusia 4 tahun itu ditemukan di aliran Sungai Ciseeng, atau sekitar 22 kilometer dari lokasi kejadian.
Komandan Regu (Danru) III Rescue Damkar Kabupaten Bogor, M. Ridwan, mengatakan AD ditemukan pertama kali oleh warga setempat di aliran sungai pada Sabtu 17 Mei 2025 sekitar pukul 10.20 WIB.
AD, kata dia, ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di tepian sungai.
“Ketemunya di (kawasan sungai) Ciseeng dengan (kondisi) terbujur kaku di tepian batu,” ujar Ridwan kepada wartawan.
Baca Juga : Balita Hanyut di Ciomas Bogor Belum Ditemukan, Pencarian Terus Dilakukan
Korban ditemukan dengan kondisi fisik yang sudah membengkak dan terjadi beberapa luka di bagian tubuh.
“Korban terbawa arus dari Sungai Ciomas sampai ke Sungai Ciseeng dengan kondisi bebatuan, beberapa luka pada sekujur tubuhnya, mungkin karena benturan-benturan batu-batu sungai,” ungkap Ridwan.
Ia memperkirakan jarak lokasi ditemukannya korban hingga 22 kilometer.
“Kira-kira kurang lebih 22 kilometer dari titik awal,” pungkasnya.
Baca Juga : Balita di Ciomas Bogor Hanyut Terbawa Arus Selokan
Diketahui, peristiwa itu bermula saat AD tengah bermain bersama kakaknya di selokan ketika hujan deras.
“Saat hujan deras korban dan kakaknya mandi hujan dan bermain di depan rumah, korban bermain di selokan sehingga terbawa,” ungkap Komandan Regu Rescue I Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto kepada wartawan.
Arman menduga korban terpeleset saat bermain tersebut. Hingga kemudian terbawa arus selokan yang cukup deras karena hujan.
“Dugaan terpeleset ya kurang lebih seperti itu,” pungkas Arman. (*)







