RUJUKANMEDIA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menginstruksikan seluruh elemen terlibat dalam penataan kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor yang kerap dilanda bencana.
Rudy menekankan bahwa penataan kawasan Puncak sebagai wajah Kabupaten Bogor harus dilakukan secara cepat, nyata, dan melibatkan semangat gotong royong.
“Kawasan Puncak harus tertata, bersih, dan nyaman. Ini adalah komitmen kami melalui langkah konkret yang dilakukan secara sinergis antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Pusat,” tegas Rudy.
Rudy juga telah menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi bersama Kementerian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bogor belum lama ini.
Selepas rakor itu, Pemkab Bogor mulai melakukan langkah tersebut kemarin dengan diawali aksi bersih-bersih dan pembenahan jalur utama Puncak, mulai dari Gadog hingga perbatasan Cianjur.
Baca Juga : Korban Tewas Bencana di Puncak Bogor Jadi 3 Orang, Pencarian Terus Dilakukan
Selain itu sebagai langkah penataan jangka pendek, Pemkab Bogor akan menertibkan baliho dan reklame tak berizin untuk mengurangi kesemrawutan visual serta menciptakan lingkungan yang lebih estetis.
“Penertiban baliho dan reklame liar yang tidak berizin sesuai hasil inventarisasi DPKPP bisa membongkar sendiri atau akan dibongkar oleh Pemkab Bogor. Penggeseran tiang listrik dan penataan drainase di jalur utama bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Lalu pengaturan ulang PKL dan parkir liar, termasuk relokasi pedagang yang menutup trotoar dan jalur kendaraan,” tegas Rudy.
Kemudian langkah penghijauan dan penanaman ribuan bibit pohon hasil kerja sama CSR dan pemerintah juga dilakukan. Optimalisasi fungsi pasar dan fasilitas umum, termasuk pembenahan Pasar Cisarua dan titik-titik kemacetan seperti depan Fafesta dan Simpang Taman Safari.
“Penataan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan dukungan semua pihak. Kami mengajak para pengusaha, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat sekitar untuk bergotong royong menjaga kebersihan dan mempercantik lingkungan,” imbuhnya.
Baca Juga : Lanskap Kawasan Berubah, Bupati Bogor Dorong Penghijauan Pasca Bencana Puncak
Rudy menyebut bahwa langkah percepatan penataan Puncak ini juga merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Bogor untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan penataan wilayah, tidak hanya terpusat di Cibinong Raya, tetapi juga menyentuh wilayah-wilayah potensial lainnya.
“Puncak adalah wajah Kabupaten Bogor. Penataan ini tak hanya soal keindahan, tetapi juga menyangkut tata ruang, ketertiban umum, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup,” ucap Rudy.
Di samping itu, Rudy Susmanto juga menginstruksikan agar seluruh agenda pelatihan, rapat, dan kegiatan OPD dialihkan ke hotel-hotel di kawasan Puncak. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pergerakan ekonomi lokal sekaligus menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
“Kita ajak pelaku usaha, pemilik hotel, kafe, hingga warga untuk membersihkan area depannya masing-masing. Kalau dilakukan serentak, jalur utama Puncak bisa terlihat rapi dan indah dalam waktu singkat,” ujar Rudy.
Ia juga menyampaikan dukacita atas peristiwa longsor yang kembali menimpa wilayah Puncak. Ia menekankan pentingnya penanganan saluran air dan sodetan sebagai proyek strategis jangka panjang yang ditargetkan rampung pada 2026.
“Puncak adalah etalase Kabupaten Bogor. Tidak cukup hanya perencanaan, tapi perlu aksi nyata di lapangan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Hari ini kita mulai, dan saya minta semua pihak terlibat,” tandasnya.(*)







