RUJUKANMEDIA.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut bahwa pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya akan bermanfaat bagi siswa, namun juga masyarakat.
Ia menjelaskan, dalam dapur MBG tersebut nantinya akan banyak tenaga kerja lokal yang direkrut.
Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah yakni mengatasi pengangguran, karena dapur MBG tersebut bisa menciptakan lapangan kerja bagi puluhan ribu warga.
Rudy mengungkap, setiap satu dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan menyerap tenaga kerja hingga 50 orang, mulai dari pengelola, juru masak hingga petugas distribusi.
“Kita punya target 500 dapur (terbangun), jika dihitung per satu dapur 50 orang, makan ada potensi 25 ribu warga mendapatkan pekerjaan,” ungkap Rudy, Jumat 8 Agustus 2025.
Baca Juga : Dilakukan Secara Kolaboratif, Pemkab Bogor Targetkan 500 Dapur MBG Terbangun hingga 2026
Menurut dia, program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi pelajar, namun juga menjadi solusi nyata bagi pengangguran dan pertumbuhan ekonomi lokal pasca pandemi.
“Ini bukan hanya soal makanan, tapi soal ekonomi rakyat,” jelas Rudy.
Baca Juga : Polres Bogor Manfaatkan Aset Milik Pemkab Bangun Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan 270 titik lokasi calon dapur MBG yang tersebar di 40 kecamatan. Sebanyak 56 titik telah diverifikasi Badan Gizi Nasional dan siap dibangun.
“Yang sudah diverifikasi sekitar 56 titik. Ke depan akan terus bertambah, bekerja sama dengan Polres, Kodim, dan pihak swasta,” kata Rudy.
Setiap dapur ditargetkan melayani sekitar 3.000 porsi makanan bergizi per hari bagi siswa sekolah dasar dan menengah, sesuai arahan Badan Gizi Nasional. (*)







