Jangan Mudah Terpecah, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Bijak Saat Terima Informasi di Medsos

 

RUJUKANMEDIA.comBupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat untuk bijak dan tidak mudah terpancing dengan situasi dan kondisi yang ada di media sosial.

Di era perkembangan teknologi saat ini, kata Rudy, masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi. Namun, jangan langsung percaya, sebelum  kebenaran informasi tersebut terkonfirmasi.

“Tentunya yang terpenting adalah hari ini kita harus bijak dalam menyikapi pemberitaan di medsos, kita perangi hoax bersama, kalau ada berita yang dirasa kurang tepat jangan ambil langkah terlebih dahulu, coba mengkonfirmasi dan verifikasi kebenarannya, baru disampaikan ke rekan yang lain,” kata Rudy usai gelaran deklarasi damai bersama lintas Ormas di Kabupaten Bogor, Senin 1 September 2025.

Baca Juga : Hendak Ikut Demo Buruh di Jakarta, 197 Pelajar di Bogor Terjaring Penyekatan Polisi

Menurut Rudy, kebijakan masyarakat dalam menyikapi setiap informasi di media sosial akan sangat menentukan nasib bangsa ini ke depan.

“Dengan kemajuan teknologi yang ada jangan sampai akhirnya kita tidak bijak dalam menyikapi beberapa hal yang rugi kan kita sendiri,” tegas dia.

Rudy memastikan Pemkab Bogor menghormati segala bentuk menyuarakan aspirasi pendapat di muka umum yang dilindungi Undang-undang Dasar (UUD).

Namun, ia berharap mayarakat tidak mudah terpancing dan terpecah belah di tengah situasi saat ini.

“Kami bersepakat bahwa akan menjaga kondusifitas bersama-sama, menolak segala bentuk tindakan anarkisme yang terjadi. Mudah-mudahan di Bogor tidak terjadi, karena kita ingin anak anak kita masih bisa berangkat sekolah, kita ingin warga masih bisa melakukan aktivitas kegiatan ekonomi kemasyarakatan,” tutur Rudy.

Baca Juga : Bikin Gaduh, NasDem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

Di samping itu, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor khususnya atas kondisi yang terjadi saat ini.

“Saya mewakili Pemkab Bogor, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila di era pemerintahan awal kami, dan di awal pemerintahan Presiden Prabowo belum genap satu tahun, belum bisa membahagiakan semua pihak. Kami sama-sama berbenah dan evaluasi dan tentunya kepentingannya sama sama membangun bangsa,” pungkas Rudy. (*)

Tinggalkan Balasan