RUJUKANMEDIA.com – Pengamanan siaga satu diterapkan Kepolisian Resor (Polres) dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0621 di wilayah Kabupaten Bogor, Senin 1 September 2025.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkap sebanyak 1.600 personel gabungan disiagakan untuk menjaga fasilitas umum untuk mengantisipasi terjadinya aksi untuk rasa.
Terlebih, kata dia, penyiagaan personel itu juga merupakan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.
“Bapak Presiden sudah memberikan instruksi kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memberikan tegas siapapun yang berniat melakukan pengerusakan, penjarahan dan kegiatan yang melanggar undang-undang. Kami siap untuk menjaga fasilitas fasilitas umum, menjaga fasilitas negara juga menjaga masyarakat,” kata Wikha kepada wartawan, Senin 1 September 2025.
Baca Juga : Jangan Mudah Terpecah, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Bijak Saat Terima Informasi di Medsos
Ribuan personel tersebut, lanjut Wikha, juga disiagakan untuk melakukan patroli skala besar, menyasar sejumlah titik untuk memberikan kepastian keamanan kepada masyarakat.
“Kami dari TNI-Polri untuk menjaga masyarakat Kabupaten Bogor. Kami terjunkan total 1.600 personel dengan personel Polres ada 1.200 kemudian dari Kodim Bogor ada sekitar 400,” jelas Wikha.
Baca Juga : Hendak Ikut Demo Buruh di Jakarta, 197 Pelajar di Bogor Terjaring Penyekatan Polisi
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya di tengah situasi panas saat ini.
“Kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, dan tidak termakan berita berita hoax. Mari bersama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Bogor tetap kondusif. Karena sejatinya kekuatan terbesar dari Polres Bogor dan Kodim Bogor dalam menjaga keamanan adalah masyarakat itu sendiri yang ikut andil menjaga situasi kamtibmas,” tegas Wikha.(*)







