Cigudeg Tetap Jadi Calon Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat

 

 

RUJUKANMEDIA.com – Wilayah yang akan menjadi calon ibu kota di Kabupaten Bogor Barat saat mekar nanti, sempat menjadi perbincangan yang ramai. Setelah Cigudeg, muncul juga Rumpin sebagai opsi lain.

Namun, saat membuka Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPP KBB) di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Kabupaten Bogor siang tadi, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Cigudeg tetap menjadi calon ibu kota.

“Calon ibu kota tetap direncanakan berada di Kecamatan Cigudeg, sesuai keputusan dan kajian para tokoh Bogor Barat sebelumnya,” tegas Rudy.

Dury menyebut bahwa pemekaran Kabupaten Bogor Barat hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bersatu dan prosesnya dijalankan secara logis, terukur, serta berbasis kesiapan nyata, bukan sekadar wacana normatif.

Baca Juga : Sebelum Penetapan Titik Ibu Kota, Rudy-Jaro Siapkan Blueprint CDOB Bogor Barat dan Timur

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan kepentingan pribadi dan kelompok, serta bersatu dalam satu suara demi masa depan Kabupaten Bogor Barat.

“Kalau kita benar-benar ingin Kabupaten Bogor Barat mekar, kuncinya hanya satu, yaitu kebersamaan. Jangan membawa warna partai atau golongan. Yang kita perjuangkan adalah kepentingan masyarakat Bogor Barat,” jelas Rudy.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melangkah lebih jauh dengan menyiapkan dasar-dasar konkret pemekaran.

Salah satunya dengan mengajukan permohonan lahan calon ibu kota Kabupaten Bogor Barat kepada PTPN pada Agustus 2025, yang pada prinsipnya telah disetujui pada November 2025.

Baca Juga : Urai Kemacetan di Bogor Barat, PKL di Simpang Babakan Dramaga Mulai Dibongkar

Selain kesiapan lahan, Rudy juga memaparkan komitmen besar pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur wilayah Barat.

Dalam kurun waktu sepuluh bulan kepemimpinannya, ratusan miliar rupiah dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan, permukiman, dan fasilitas dasar di Bogor Barat, termasuk pembangunan akses jalan Malasari hingga perbatasan Sukabumi yang selama puluhan tahun belum tersentuh pembangunan.

“Kami tidak banyak bicara, kami bekerja dengan data dan fakta. Infrastruktur Bogor Barat kami siapkan sekarang, bukan tahun depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA