RUJUKANMEDIA.com – Pemilik peternakan ayam di Kampung Parung Areuy RT 03/ RW 04, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, mengalami kerugian hingga Rp15 miliar pasca tempatnya terbakar.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu 2 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB telah mengakibatkan sekitar 150 ribu ekor ayam mati serta bangunan mengalami kerusakan.
“Satu unit kandang ayam tiga lantai beserta 150 ribu ekor ayam jenis broiler berumur 4 hari mati. Kerugian materinya mencapai Rp15 miliar,” ungkap Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah kepada wartawan.
Baca Juga : Pencegahan Diperkuat, Sistem Internet of Things Bisa Deteksi Kebakaran di Kabupaten Bogor
Peternakan ayam tersebut diketahui milik PT Sreeya Sewu. Kebakaran diketahui pertama kali saat karyawan sedang memberi pakan ayam.
“Ada percikan api yang berkobar tak lama menyambar karena ada blower, jadi langsung membesar,” ujar Kepala Damkar Sektor Parung, TB Sulaeman.
Baca Juga : Kebakaran Kios Pecel Lele di Gunungputri Bogor, Dua Orang Tewas
Karyawan dan warga yang melihat api makin membesar langsung menghubungi Call Center 112 pukul 10.39 WIB.
Damkar Sektor Parung merespons cepat. Dua unit mobil pemadam, Merapi 40 dan Merapi 10, dengan 6 anggota berangkat pukul 10.43 WIB dan tiba di lokasi pukul 11.05 WIB.
Proses pemadaman cukup alot. Tumpukan pakan ayam berupa gabah menutupi lokasi kebakaran sehingga petugas butuh waktu mengurai area agar api benar-benar padam. Setelah berjibaku hampir 9 jam, api berhasil dipadamkan jam 20.00 WIB.(*)






