RUJUKANMEDIA.com – Peristiwa tewasnya seorang bocah berinisial MAS (9) akibat diserang anjing pemburu di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, berakhir damai.
Keluarga korban bersama dengan keluarga terduga pelaku yang didampingi komunitasnya yakni Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI), sepakat untuk mengakhiri peristiwa memilukan tersebut melalui jalur kekeluargaan.
Kuasa hukum keluarga pelaku, Afdhal Muhammad mengungkap, pertemuan antara kedua keluarga yang dilaksanakan di kediaman korban, Jumat 19 Juni 2026 itu merupakan itikad baik yang dilakukan.
“Dengan kedatangan ini kami ingin wujudukan niat baik kami, kami berempati, bersimpati atas peristiwa itu. Kami sampaikan belasungkawa. Alhamdulillah kami diterima dengan baik,” kata Afdhal kepada wartawan.
Baca Juga : Polisi Tunggu Hasil Lab untuk Arah Penanganan Hukum Kasus Bocah Tewas Diserang Anjing
Pada kesempatan itu, pihak terduga pelaku langsung bertemu dengan Solehudin, ayah dari korban MAS.
Dari pertemuan itu, Afdhal menegaskan bahwa antara pihaknya dengan keluarga korban telah menegaskan kesepakatan damai yang sebelumnya terjalin di Polres Bogor pada 10 Juni lalu.
“Alhamdulillah di Polres Bogor kami sudah membuat kesepakatan perdamaian. Pak Soleh selaku ayah kandung korban sudah menandatanganinya dan kami juga masukan surat permohonan pencabutannya, permohonan mediasinya, maupun perdamaiannya kepada pihak Polres Bogor itu sudah ada tanda terimanya,” jelasnya.
Baca Juga : Tim Khusus Polri Terjun ke Jasinga Bogor, Buru Anjing Liar Pasca Bocah Tewas
Dengan kesepakatan damai ini, pihaknya berharap Polres Bogor untuk segera menindaklanjutinya.
“Kami memohon kepada pihak Polres Bogor untuk menindaklanjuti sebagaimana bunyi dari permohonan yang kami ajukan, yang diajukan keluarga korban kepada pihak Polres Bogor,” tuturnya.
Sementara itu, Solehudin ayah dari MAS mengaku dirinya bersama keluarga telah mengikhlaskan peristiwa yang merenggut putra tercintanya tersebut.
“Saya bapak korban ya, saya dari bapak korban ya intinya saya sadar maksudnya yang sudah terjadi ya sudah terjadi ya kan gitu, terus sudah memaafkan pihak pelaku ya atas kejadian kemarin atas kejadian anak saya,” kata dia. (*)


