RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerapkan skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah di wilayahnya imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai di Bumi Tegar Beriman.
Kebijakan yang dilakukan selama dua hari terhitung Senin hingga Selasa (7-8 September 2026) itu dikeluarkan setelah adanya instruksi dari Gubernur Jawa Barat kepada pemerintah daerah.
“Sudah ada instruksi dari Gubernur Jawa Barat sehingga kami menerapkan sebuah kebijakan di Senin sampai dengan Selasa,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin 7 September 2026.
Baca Juga : Damkar Bogor Semprot Air di 11 Wilayah Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Krakatau
Menurutnya, kebijakan itu merupakan salah satu langkah untuk meminimalisir dampak paparan abu vulkanik kepada masyarakat, khususnya pelajar.
“Ini penting dilakukan karena anak-anak kita adalah aset terpenting Kabupaten Bogor, aset terpenting bangsa Indonesia. Jadi, berada di rumahnya masing-masing dan meminimalisir terpapar atau terkena abu vulkanik yang terjadi di Kabupaten Bogor,” jelas Rudy.
Baca Juga : Polres Bagian Masker Antisipasi Abu Vulkanik yang Sudah Sampai ke Bogor
Meski kegiatan belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh, Rudy meminta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, dan guru tetap hadir di sekolah masing-masing selama dua hari.
“Kami meminta kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah Kabupaten Bogor, para kepala sekolah, para guru agar Senin dan Selasa untuk hadir ke sekolahnya masing-masing untuk pembersihan sama-sama,” pungkasnya. (*)
—–







