Kronologi Bobotoh Tewas, Pindah Boncengan Motor, Dibacok Saat Konvoi

 

RUJUKANMEDIA.com – Polisi mengungkap kronologi utuh peristiwa pembacokan yang menewaskan seorang Bobotoh, pecinta Persib Bandung berinisial ARK (16) usai laga Persib vs Garudayaksa FC pada Minggu 25 Oktober 2026 malam.

Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung menjelaskan, sebelum tewas korban ARK bersama rekannya itu menyaksikan pertandingan Garudayaksa melawan Persib Bandung melalui videotron yang disediakan di luar Stadion Gelora Pakansari.

“Saat itu korban tidak masuk ke dalam stadion, melainkan menonton di area luar stadion melalui televisi (Videotron) yang telah disediakan,” kata Arfan, Kamis 29 Oktober 2026.

Baca Juga : Kapolres Bogor : Korban Tewas Usai Laga Persib-Garudayaksa Bukan Dilakukan Suporter Lain

Setelah pertandingan selesai sekitar pukul 22.00 WIB, korban bersama rekannya memutuskan untuk pulang menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan, korban melihat ada rombongan konvoi yang berhenti di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor. Melihat ada temannya yang lain dalam konvoi, korban pun turun dari sepeda motor rekannya dan berpindah boncengan.

“Si korban ini turun dari motor, langsung ikut naik motor bersama rombongan yang berada di depannya,” ujar Arfan.

Baca Juga : Polisi Tangkap Terduga Pelaku yang Tewaskan Suporter Usai Laga Persib vs Garudayaksa

Rekan korban kemudian melanjutkan perjalanan dan sempat berputar arah untuk membonceng teman lainnya. Setelah mengetahui ARK ikut bersama teman dalam rombongan lain, kedua saksi memutuskan pulang.

Namun, saat kembali melintas, mereka melihat kerumunan dan berhenti untuk mengecek. Di lokasi itulah saksi menemukan ARK sudah tergeletak dalam keadaan terluka.

“Di perjalanan tersebut melihat kerumunan dan berhenti saat saksi turun dari sepeda motor dan mengecek kerumunan tersebut, ternyata. Ternyata ada korban tergeletak dengan keadaan luka,” tutur Arfan.

Saksi kemudian menghubungi polisi. Korban dibawa ke RSUD Bakti Pajajaran Cibinong dan dinyatakan telah meninggal dunia.(*)

Tinggalkan Balasan