Apa Saja Rempah-rempah yang Bisa Dibuat Jamu?
Jamu biasanya dibuat dari rempah-rempah yang mudah ditemukan, seperti kunyit, temulawak, kencur, lengkuas atau laos, dan jahe. Bahan-bahan tersebut bahkan sudah teruji memiliki manfaat mencegah penyakit dan menjaga kesehatan tubuh .
1. Yah
Rempah yang satu ini sangat mudah ditemukan dalam makanan dan minuman tradisional Indonesia. Salah satu efek saat mengonsumsi jahe adalah munculnya rasa hangat di tenggorokan. Ternyata, selain memberi rasa hangat bagi tubuh, jahe juga berguna untuk membantu mengatasi sakit sendi. Selain itu, jahe dikenal cocok untuk mengatasi rasa mual dan sakit perut saat menstruasi.
2. Kunyit
Selain memberi warna kuning pada makanan dan minuman, ternyata kunyit yang mengandung kurkumin lho. Kurkumin merupakan senya yang memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi. Oleh karena itu, kunyit dapat membantu menyembuhkan peradangan dan nyeri pada tubuh. Selain itu, sifat antioksidannya juga sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
3. Temulawak
Rempah satu ini telah menjadi salah satu bahan jamu yang populer. Ternyata, temulawak memiliki beragam manfaat bagi tubuh, lho. Apalagi temulawak juga memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, serta antibakteri. Selain itu, temulawak juga dikenal sebagai jamu untuk meningkatkan nafsu makan pada anak juga.
4. Kencur
Rempah lain yang juga sering digunakan sebagai bahan dasar jamu adalah kencur. Salah satu jamu populer yang menggunakan rempah ini adalah beras kencur. Sama seperti rempah lainnya, kencur bisa membantu meredakan nyeri akibat sakit kepala ataupun sakit perut.
Inilah 5 Manfaat Minum Jamu untuk Menjaga Kesehatan
Biasanya, jamu dibuat dari racikan beberapa rempah-rempah. Campuran rempah-rempah tersebut akhirnya menciptakan minuman tradisional yang khas dan kaya akan manfaat.
1. Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, beberapa jenis rempah-rempah yang digunakan sebagai bahan jamu memiliki sifat anti inflamasi. Sifat ini yang bisa membantu tubuh untuk mengurangi terjadinya peradangan. Selain itu, jamu yang mengandung jahe memiliki senyawa gingerol yang dapat mengurangi gejala flu.
2. Jaga Kadar Kolesterol
Manfaat minum jamu yang kedua adalah membantu menjaga kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi bisa menjadi sumber penyakit serius lainnya, seperti penyakit jantung dan stroke.
3. Bantu Tingkatkan Nafsu Makan dan Jaga Pencernaan
Salah satu manfaat minum jamu yang cukup populer adalah membantu meningkatkan nafsu makan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, temulawak merupakan salah satu rempah yang berguna untuk membangkitkan nafsu makan. Biasanya, jamu dengan bahan temulawak cocok untuk dikonsumsi anak.
4. Mengurangi Rasa Sakit
Bagi sebagian orang, jamu identik dengan orang-orang yang sudah berumur. Hal ini dikarenakan jamu mampu mengurangi rasa nyeri. Pilihan jamu yang tepat bisa membantu mengatasi rasa pegal linu dan sakit nyeri yang kamu alami. Beberapa pilihan yang cocok adalah jamu yang mengandung kencur dan temulawak.
5. Sumber Antioksidan
Banyak rempah khas Indonesia ternyata memiliki kandungan antioksidan, lho. Antioksidan ini sangat penting bagi tubuh untuk melawan efek radikal bebas. Pengaruh radikal bebas ternyata bisa membawa penyakit kronis seperti kanker. Nah, dengan mengonsumsi jamu secara rutin, Anda bisa mendapatkan antioksidan dari rempah-rempah, seperti temulawak dan kunyit.
Berikut Waktu yang Tepat Minum Jamu!
Untuk mendapatkan manfaat jamu yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi jamu satu kali setiap hari. Nikmati jamu sebelum makan karena efeknya baik untuk kesehatan pencernaan. Namun, jika kamu memiliki masalah kesehatan, seperti maag atau GERD, sebaiknya konsumsi jamu setelah makan, ya!
Semoga artikel diatas bisa membantu kalian yang suka makan jamu dan bisa tau banyak manfaatnya juga.





