Satu Bangunan Villa di Puncak Hancur Karena Pegerakan Tanah

RUJUKANMEDIA.com – Satu bangunan di Villa The Spring Living Water, Puncak, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor hancur diterjang bencana pegerakan tanah.

Salah satu penjaga villa yang namanya enggan disebutkan mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam tersebut diawali dengan suara gemuruh.

Tidak hanya bangunan di villa, kata dia, pergerakan tanah pun menghancurkan akses jalan yang ada persis di depan villa.

“Awalnya terdapat gemuruh, lalu ledakan dan ternyata jalan retak dan terangkat,” ungkapnya, Minggu 24 Desember 2023.

Pergerakan tanah tersebut juga diketahui mengakibatkan bencana longsor menutupi saluran air dengan ukuran panjang sekitar 50 meter, tinggi 15 meter, dan lebar sekitar 10 meter di jalan masuk Villa Spring Water.

“Dari 10 bangunan yang ada di sini, 1 di antaranya itu hancur karena pergerakan tanah tersebut,” kata dia.

Baca Juga : Longsor dan Pergeseran Tanah di Cigudeg, 23 KK Diungsikan 

Sementara itu, Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku sudah meminta BPBD untuk mengevakuasi reruntuhan yang terjadi di Megamendung tersebut.

“Saya langsung cek ke lokasi, dan ketemu dengan pemilik villa, nanti alat berat untuk mengevakuasinya,” kata dia.

Iwan mengungkapkan da beberapa rumah warga di wilayah tersebut yang berpotensi terkena bencana karena letaknya berada di bibir tebingan.

Melihat kondisi itu, dia juga akan meminta BMKG untuk mengecek bencana pergerakan tanah tersebut.

“Nanti saya mencoba untuk meminta bantuan BMKG untuk mengecek pergerakan tanah ini, dan ini baru pertama kali, biasanya terjadi seperti ini, di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur,” jelas Iwan.(*)

Tinggalkan Balasan