RUJUKANMEDIA.com – Lagi, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk angkutan khusus tambang terjadi Jalur Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Parungpanjang Kompol Suharto mengungkap peristiwa kecelakaan tunggal truk tronton dengan nomor polisi B 9109 DY itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 02.30 WIB, tepatnya di Jalan Raya Sudamanik, Desa Lumpang, Parungpanjang.
“Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di lokasi kejadian,” ungkap Suharto dalam keterangannya, Minggu 21 April 2024.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Termasuk, pengemudi truk bernama Eman (34) yang merupakan warga Kelurahan Kertasari, Pabayuran, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga : Jalur Parungpanjang Makan Korban Lagi, Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Truk Tambang
Hanya saja, kata Suharto, akibat peristiwa tersebut, kendaraan yang dikendarai Eman rusak.
“Peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama di jalan raya yang berlobang. Semua pihak diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan,” kata Suharto.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor mengungkapkan selama setahun ada sebanyak 12 orang meninggal dunia karena terlibat kecelakaan dengan angkutan tambang di wilayah utara Kabupaten Bogor itu selama tahun 2023.
Baca Juga : Kesepakatan Operasional Jadi Malapetaka, Pj Bupati Dikhianati Transporter Truk Tambang
Dari 12 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Parungpanjang, dua di antaranya merupakan Isnawati (34) dan anak perempuannya yang tergilas truk pada Minggu 17 Desember 2023 sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa itu sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat.
Kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat Isnawati (34) membonceng anak perempuannya di sepeda motor melintasi Jalan Raya Sudamanik, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, kemudian tertimpa truk tambang yang terguling karena lepas kendali. (*)







