Lalu ketahuanlah ia oleh penduduk desa tersebut dan dibawa untuk di sidang. Saat di bawa ke persidangan, Masyarakat di desa ada yang menyeretnya dan memukulinya.
Di desa tersebut, Syaikh Barshisha di sidang. “Wahai hakim, ini adalah Syaikh Barshisha,” salah satu penduduk di sana berkata kepada hakim. Lalu si hakim menjawab, “Ada apa dengan Syaikh Barshisha?”
“Dia sudah berzina, membunuh orang, dan meminum khamar. Tolong hukum dia, tuan hakim!” Akhirnya dia disidang dan dihukum cambuk 80 kali karena meminum khamar, dia juga dihukum 100 kali karena berbuat zina. Selain itu juga, dia disalib. Ketika disalib, sudah dicambuk dan didera, tubuhnya sudah acak-acakan, banyak luka dan memar, dan darah di tubuh Syaikh Barshisha.
Lalu datanglah Iblis yang masih menyamar menjadi orang yang beriman. “Wahai Syaikh Barshisha, kamu kenapa?” tanya Iblis. “Kamu sudah menipu saya,” Syaikh Barshisha menjawab. Iblis pun menjawab, “Menipu bagaimana?” Syaikh Barshisha berkata, “Kau bilang supaya saya ahli ibadah, agar ibadah saya lebih bagus lagi, saya harus berbuat dosa terlebih dahulu. Ini akibatnya!” “Memangnya kau tidak tahu siapa saya?” tanya Iblis. “Syaikh Barshisha bertanya, “Memang siapa kau?”
“Aku adalah Iblis.” Barulah di situ Syaikh Barshisha sadar bahwa Iblis telah menjerumuskannya. Ia bertanya kepada Iblis, “Kenapa kamu menipu saya?”
Iblis pun menjawab, “Ini adalah balasan untuk kamu karena saya sangat kesal kenapa kamu sangat taat sekali kepada Allah. Saya sudah menanti-nanti ini selama 220 tahun lamanya, dan akhirnya kamu terjerumus juga. Seharusnya, jika kamu sangat taat pada Allah, kamu menjalankan ibadah tersebut berdasarkan cinta kamu kepada Allah dan takut kepada-Nya, bukan berbuat dosa dan takut berbuat dosa.”
Lalu si Iblis bertanya kepada Syaikh Barshisha, “Hai Syaikh, kamu ingin lepas tidak dari hukumanmu?”
Si Syaikh bertanya, “Bagaimana?”
Lalu Iblis menjawab, “Kamu bisa lepas dari hukuman tersebut asalkan ada syaratnya.”
Syaikh Barshisha bertanya, “Memangnya apa syaratnya?”
Si Iblis pun bertanya balik kepada Syaikh Barshisha, “Apakah kamu akan memenuhi persyaratanku?”
Si Syaikh pun menjawab, “Iya, saya akan memenuhi persyaratanmu.”
Si Iblis berkata, “Saya akan melepas salib ini asalkan kamu mau satu kali saja bersujud kepada saya.”
Syaikh Barshisha menjawab, “Bagaimana saya mau bersujud kepada kamu? Badan saya saja disalib seperti ini.”
Si Iblis menjawab, “Oh, gampang saja. Kamu cukup dengan isyarat badan, kamu menunduk kepadaku di depan saya dan kau nyatakan kau bersujud kepada saya.”







