RUJUKANMEDIA.com – Balita berusia 22 tahun tewas dalam peristiwa kebakaran di Kampung Hegarmanah, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto mengungkapkan, peristiwa yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2024 sekitar pukul 11.00 itu menimpa rumah warga berinisial JS itu.
Kebakaran tersebut, kata dia, pertama kali diketahui oleh warga yang mendengar adanya suara seperti kayu terbakar.
“Saat itu saksi berinisial Y mendengar suara seperti kayu terbakar dan melihat kepulan asap dari atap rumah JS. Kemudian saksi meminta pertolongan,” kata Agus Supriyanto dalam keterangannya, Kamis 12 Desember 2024.
Baca Juga : Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Gudang di Gunung Sindur Bogor, Pemilik Rugi hingga Rp1,5 Miliar
Teriakan minta tolong dari Y pun kemudian memancing warga lainnya yang kemudian meminta pertolongan Damkar yang kebetulan saat itu mobilnya berada tak jauh dari lokasi kebakaran karena sedang mengisi air di Desa Karyasari.
Api kemudian dapat dipadamkan hanya lima menit. Namun nahas, balita yang ada di dalam rumah menjadi korban karena berada dalam kondisi sedang tertidur.
“Namun di dalam rumah itu ada balita usia 22 bulan sedang tidur di kamar. Setelah api dipadamkan, petugas damkar mengevakuasi korban yang tewas dalam kebakaran itu,” kata Agus Supriyanto.
Baca Juga : Peristiwa Tragis di Kabupaten Bogor, Kini Seorang PSK Tewas Diduga Dihabisi Pelanggannya
Menurut Agus Supriyanto, ibu korban, R sedang bekerja di rumah tetangga sebagai buruh cuci. Korban berinisial A sempat dilarikan ke RSUD Leuwiliang namun nyawanya tak tertolong.
“Hasil visum, korban meninggal akibat luka bakar dan saat ini korban sudah dimakamkan karena keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi,” jelas Agus.
Menurutnya, hasil olah TKP kebakaran disebabkan korsleting listrik di kamar depan, hingga akhirnya api menjalar sebelum berhasil dijinakkan tim pemadam kebakaran.(*)







