RUJUKANMEDIA.com – Satlantas Polres Bogor mengimbau masyarakat yang hendak berlibur ke kawasan wisata Puncak, untuk memastikan kondisi kesehatan fisiknya.
Musabab, pada libur panjang ini, pihak kepolisian memprediksi akan terjadi lagi kelonjakan wisatawan ke kawasan Puncak.
“Kami imbau masyarakat harus memastikan kondisi fisiknya sehat,” kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama kepada wartawan.
Selain karena prediksi kepadatan lalu lintas, imbauan tersebut juga untuk meminimalisir resiko wisatawan kelelahan hingga berakibat fatal, meninggal dunia.
Kondisi itu pernah terjadi di kawasan wisata Puncak pada September 2024. Dimana salah seorang wisatawan meninggal dunia, karena sakit di tengah kemacetan.
Baca Juga : Sesak Nafas Saat Liburan, Perempuan Asal Jakarta Meninggal di Gunung Mas Puncak
Selain memastikan kondisi fisik yang sehat, Satlantas Polres Bogor juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa kelaikan jalan kendaraan yang digunakan
“Untuk di Jalur Puncak, selama libur panjang ini Satlantas Polres Bogor membuat posko bantuan di titik tertentu. Silakan didatangi bilamana memerlukan bantuan anggota, kami siap melaksanakan tugas dan siap membantu masyarakat. Dan kami imbau kondisi fisik dan kendaraan dipastikan harus sehat,” jelas Rizky.
Sekedar informasi, sebelumnya seorang perempuan paruh baya berinisial NM, meninggal dunia saat berwisata di kawasan Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor.
Perempuan berusia 56 tahun tersebut diduga meninggal akibat sakit, di tengah kondisi kemacetan parah yang terjadi saat libur panjang, Minggu 15 September 2024.
Kerap Lakukan Pungli, Ruang Gerak Pak Ogah di Puncak Dipersempit Saat Libur Panjang
Menurut informasi yang diperoleh, korban yang saat itu sedang berlibur di kawasan agrowisata Gunung Mas menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami pusing dan sesak nafas. Kondisinya memburuk ketika ia sedang berjalan menuju area parkir bus, di mana ia mulai mengeluarkan busa dari mulutnya.
Perempuan asal Jakarta Timur itu kemudian dievakuasi ke masjid terdekat dan tak lama dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga : Ratusan Personel Disiagakan, One Way dan Gage Diterapkan Selama Libur Panjang di Puncak
Dugaan awal menunjukkan bahwa NM meninggal dunia karena penyakit bawaan, bukan karena kelelahan atau faktor lain yang terkait dengan perjalanan.
Setelah kejadian, jenazah NM dibawa menggunakan ambulans, dengan pengawalan dari pihak kepolisian hingga Gadog.(*)


