RUJUKANMEDIA.com – Aksi pemukulan yang melibatkan siswa SMP pada turnamen SDH Basketball Cup 2025 di wilayah Kota Bogor menyita perhatian publik.
Peristiwa yang terjadi pada 17 Februari 2025 itu pun kini terus bergulir. Hingga siswa yang melakukan pemukulan tersebut kini mendapatkan hukuman dari sekolahnya. Diskors hingga satu bulan.
Siswa tersebut diketahui berinisial RCS. Ia merupakan siswa dari SMP Mardi Waluya Cibinong, Kabupaten Bogor.
Baca Juga : Pengemudi Mobil di Puncak Bonyok Dihajar ‘Pak Ogah’ Gegara Spion Menyenggol
Dalam keterangan persnya, pihak sekolah menegaskan tidak ada motif tertentu pada peristiwa pemukulan yang dilakukan RCS kepada siswa SMPN 1 Kota Bogor tersebut selain karena saat itu tempo atau jalannya berlangsung sengit, sehingga pelaku terbawa emosi.
“Tidak ada (motif apa-apa), tidak sengaja. Jadi, memang spontanitas,” ungkap Kepala SMP Mardi Waluya Cibinong, Rina Astuti kepada wartawan di sekolahnya, Senin 24 Februari 2025.
Akibat kejadian itu, pihak SMP Mardi Waluya Cibinong telah memberikan skorsing selama satu bulan atau 30 hari kepada RCS.
Baca Juga : Mahasiswa Asal Tangerang Kedapatan Mencuri Tabung Gas di Ciseeng
Selama masa skorsing, lanjut Rina, siswa tersebut juga diwajibkan untuk mengikuti program pembinaan yang telah disusun oleh pihak sekolah.
“Program ini meliputi pelatihan emosional, psikologis, dan pembinaan karakter yang lebih mendalam untuk memastikan siswa yang bersangkutan dapat memperbaiki perilakunya yang bakal didampingi pendamping dari rumah retret,” jelasnya.(*)






