RUJUKANMEDIA.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto, merespons tudingan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto soal Kabupaten Bogor yang dianggap sebagai penyebab banjir di Jabodetabek.
Rudy mengaku heran akan hal tersebut. Sebab menurutnya, tudingan itu seharusnya tidak keluar di tengah situasi bencana saat ini.
Rudy pun meminta kepada pihak-pihak terkait yang terdampak banjir untuk mencari solusi dengan tidak terus menerus menyalahkan Bogor.
“Kalo wilayah lain mengatakan ini banjir kiriman dari Bogor, jangan cuma ngomong doang, kalau mau kita selesaikan hulu bersama-sama. Datanglah ke hulunya yang mereka anggap sebagai hulu,” cetus Rudy kepada wartawan, Rabu, 5 Maret 2025.
Baca Juga : 423 Warga Cisarua Puncak Terdampak Banjir Bandang, Beberapa Alami Luka
Meski begitu, Rudy mengaku masih melakukan evaluasi terhadap sejumlah bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor yang juga berdampak ke wilayah lain seperti Bekasi.
Salah satu evaluasi yang dilakukan yakni di wilayah Puncak. Lokasi ini juga menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Di kawasan wisata itu, kata Rudy, banyak alih fungsi lahan. Dari kebun teh menjadi bangunan yang berdampak pada sistem drainase dan mengakibatkan banjir.
“Beberapa bangunan milik orang luar Bogor semua sebenarnya, kita tidak mempermasalahkan,” jelasnya.
Baca Juga : Pria Paruh Baya yang Hanyut Saat Banjir Cisarua Puncak Ditemukan Tewas
Oleh karena itu, Rudy ingin pihak-pihak yang terdampak banjir bisa turun langsung meninjau permalasahan yang terjadi di Kabupaten Bogor untuk mencari solusi bersama.
“Kita pastikan akan menghijaukan Puncak kembali, mari kita hijaukan wilayah Puncak bersama-sama karena permasalahan bencana tidak selesai dari ngasih sembako ke tiap pengungsi, urusan pemilu ngasih sembako,” tegas Rudy.
Sekedar informasi, banjir dengan intensitas tinggi melanda kawasan Bogor hingga Bekasi sejak beberapa hari lalu.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyebut tingginya air di wilayahnya disebabkan oleh maraknya bangunan di Kabupaten Bogor, sehingga minim penghijauan.(*)






