RUJUKANMEDIA.com – Ribuan warga Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, memadati Lapangan Siaga pada gelaran ke-4 Lebaran Bojonggede, Minggu 4 Mei 2025.
Meski diguyur hujan sejak pagi hingga membuat tanah di lapangan menjadi becek, semangat warga untuk mengikuti gelaran tersebut tetap tak surut.
Mereka begitu antusias mengikuti kegiatan. Dibalut dengan Festival Budaya, Pawai Dondang, warga di Desa Bojonggede mengenakan pakaian adat dan budaya dari seluruh penjuru Nusantara.
Baca Juga : Pj. Bupati Bogor Tinjau Langsung Pelayanan Kesehatan di Posyandu dan Puskesmas Bojonggede
Mereka yang terbagi dalam beberapa kelompok dari perwakilan RT dan RW, secara bergantian memperlihatkan hasil karyanya dalam dengan penuh semangat meski di tengah hujan dan basahnya tanah Lapangan Siaga.
Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina menjelaskan, Lebaran Bojonggede tahun 2025 ini terselenggara ats hasil musyawarah adat yang sudah diproses oleh pemerintah dan masyarakat desa sejak lima tahun yang lalu.
“Kegiatan digelar selama dua hari terhitung kemarin (Sabtu 3 Mei 2025). Kegiatan ini harus terus dilaksanakan,” kata Dede kepada wartawan.
Baca Juga : Diserbu Warga, 200 Tabung Gas di Bojonggede Bogor Ludes Sekejap
Dede menjelaskan, Pagelaran dan Festival Budaya ini adalah satu wujud warga Desa Bojonggede untuk mempertahankan tradisi gotong royong, budaya, seni dan tradisi lainnya yang bersifat silaturahmi.
“Di momentum bulan akhir Syawal yang dibuat ini adalah satu target, tujuannya itu silaturahmi dan mempertahankan kebudayaan yang hakiki, yang ada di Bojonggede,” terangnya.
Dede menyebutkan, masyarakat yang tampil dalam Lebaran Bojonggede ini terbagi menjadi beberapa tim. Ada bazar dan juga Pawai Dondang yang kali ini bertemakan miniatur Indonesia.
“Saat ini ada sebanyak 21 kelompok RW masing-masing membawa 200 peserta dari tiap RW-nya. Kami bebaskan yang penting tidak boleh budaya luar negeri, harus miniatur Indonesia, dengan konsep dondangnya Betawi Sunda,” pungkas Dede. (*)







