RUJUKANMEDIA.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil I, Achmad Yaudin Sogir, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, bertanggung jawab atas peristiwa balita yang menjadi korban patahnya ranting pohon di kawasan Pakansari, beberapa waktu lalu.
Sogir, begitu pria ini disapa, mengaku sangat prihatin akan peristiwa tersebut. Terlebih, ia melihat langsung kondisi balita yang menjadi korban di kediamannya, di bilangan Kelurahan Pakansari, Cibinong, Senin 24 November 2025.
“Kami ingin pemerintah dalam hal ini DPKPP segera mengevaluasi pohon-pohon yang ada di Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Cibinong untuk mencegah terjadinya hal serupa,” tegas Sogir.
Pada kesempatan itu, Sogir melihat langsung kondisi balita yang menjadi korban. Balita tersebut mengalami luka di bagian kepala dan masih terbungkus perban.
Tak hanya balita, Mardiana, ibu dari korban dan juga keponakannya pun terdampak peristiwa yang terjadi pada Senin 10 November 2025 itu.
Baca Juga : Balita Hanyut Terbawa Arus Selokan di Bogor Ditemukan Meninggal
Sogir menyebut bahwa apa yang menimpa balita itu perlu menjadi pembelajaran. Apalagi di kawasan Cibinong, wilayah elit dengan segala macam pembangunannya.
“Di wilayah Cibinong, Pakansari itu adalah kawasan ikon Kabupaten Bogor. Ada Stadion Pakansari, ada masjid mewah, maka ini perlu ada perhatian. Jangan sampai terulang lagi,” tegas Sogir.
Ia juga mengingatkan bahwa saat ini mulai memasuki musim bencana. Maka sudah seharusnya Pemkab Bogor untuk segera bergerak, menginventarisasi pohon-pohon yang sudah dalam kondisi membahayakan.
“Jangan sampai terjadi lagi. Menghadapi bulan Desember ini karena curah hujan semakin tinggi, cuaca juga ekstrem paling tidak kita harus mengedepankan keselamatan masyarakat. DPKPP harus intens melihat, memangkas pohon yang berpotensi tumbang,” jelasnya.
Baca Juga : Hilang Saat Bermain, Balita Tunawicara di Bogor Ditemukan Tewas Mengambang
Di samping itu, Politisi PKB ini mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, meminimalisir dampak bencana yang bisa saja terjadi.
“Kam mengimbau kepada seluruh warga, disaat curah hujan tinggi, banjir, diharapkan bisa menjaga keselamatan. Dan ini juga peran masyarakat semuanya bukan hanya pemerintah saja, segera melaporkan jika memang ada pohon-pohon tua yang dapat mengakibatkan korban, bisa lapo sehingga nanti akan segera ditindaklanjuti,” kata Sogir.
Sementara, ibu dari balita, Mardiana sebelumnya mengatakan, anaknya sempat menjalani perawatan di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong.
“Awalnya dibawa ke klinik, tapi karena harus rontgen jadi dibawa ke RSUD,” kata dia
Namun saat ini, balita tersebut sudah mulai menunjukkan perkembangan yang baik usai luka di kepalanya menangani penanganan.
“Sekarang alhamdulillah anaknya udah sehat gitu udah jalan-jalan, tinggal pemulihannya,” jelas Mardiana.
Baca Juga : Balita di Bogor Tertimpa Ranting Pohon, Alami Luka di Kepala
Tak hanya balita, keponakannya yang masih berusia sembilan tahun juga mengalami luka. Bahkan harus ditangani di rumah sakit swasta RS Assalam yang dimana penangananya tidak bisa menggunakan BPJS.
“Dibawa ke Assalam, tapi gabisa pake BPJS,” kata dia.
Mardiana pun berharap mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu meringankan biaya. Terlebih anaknya yang balita masih harus bolak-balik melakukan perawatan.
“Ya pengen ya (bantuan Pemkab). Dan saya juga harap pohon-pohonnya dibenahi. Karena udah pada tua kan,” pungkasnya. (*)



