RUJUKANMEDIA.com – PT Antam mempersiapkan sejumlah destinasi untuk mendukung pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak hingga dikenal ke dunia internasional.
CSR Manajer PT Antam UPT Pongkor, Arif Rahman Saleh menjelaskan, pihaknya menjadi salah satu geosite atau bentangan pada pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak yang melintas di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.
“Salah satu geosite (geopark) itu ada di kami. Tentu kami berkolaborasi dengan Pemda untuk mewujudkan itu,” kata Arif kepada wartawan, Rabu 26 November 2025.
Baca Juga : Miliki Potensi Besar, Geopark Bogor Didorong Jadi Destinasi Global
Arif mengungkap bahwa pihaknya telah mempersiapkan beberapa geosite yang nantinya bisa menjalankan destinasi pada Geopark Bogor Halimun Salak.
Di antaranya yakni, Kawasan Wisata Cikaret atau Kawaci, Museum Tambang dan lainnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga membangun sejumlah destinasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Baca Juga : Pemkab Bogor Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark di Lingkungan Pemerintahan
Berkonsep geologi, kata Arif, pengembangan geopark itu nantinya juga berkaitan dengan pasca tambang.
“Pengelolaannya kami libatkan masyarakat. Kalau yang di Antam kemungkinan nanti bisa jadi tim geoparknya sendiri. Nah kalau yang di masyarakat itu dikelola oleh kelompok-kelompok masyarakat,” jelasnya.
Dalam pengembangannya, Antam menetapkan lima titik lokasi. Tiga yang berada di masyarakat dan dua yang ada di Antam.
“Jadi selain geopark, tentunya kami juga membangun, membantu masyarakat seperti menghidupkan umkm, kelompok-kelompok peternak, petani, supaya mereka nanti setelah antam tidak ada itu ekonomi masyarakat masih bisa berjalan,” terang Arif.
Dengan begitu, Arif menegaskan bahwa Antam ingin meninggalkan jejak yang baik saat nanti tidak lagi beroperasi di kawasan Kabupaten Bogor.
“Untuk kontrak kami itu berakhir sampai 2031 ya, mudah-mudahan bisa diperpanjang,” pungkas Arif. (*)






