Satu Korban Dievakuasi, Total Sudah Tiga Warga Sukajaya Tewas di Area Antam Bogor 

 

RUJUKANMEDIA.com – Satu korban tewas di area pertambangan Antam, Kabupaten Bogor, berhasil dievakuasi. Dia adalah Isep.

Isep merupakan tetangga dari Edi Saputra dan Jaka yang terlebih dulu berhasil dievakuasi dan dimakamkan. Ketiganya merupakan warga Kampung Urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Jenazah Isep dievakuasi dan diantarkan ke rumahnya pada Minggu malam 18 Januari 2026. Kedatangannya disambut tangis keluarga.

Kepala Desa Urug Sukarma, menyampaikan rasa syukurnya atas ditemukannya korban, meski dalam kondisi meninggal dunia.

“Alhamdulillah (sudah dievakuasi). Usaha kita gak sia-sia,” kata Sukarma kepada wartawan, Senin 19 Januari 2026.

Sementara berdasarkan informasi yang didapat, total ada enam warga Urug yang terjebak dalam lubang tambang emas ilegal di area pertambangan Antam.

Baca Juga : Peristiwa Mencekam di Area Antam Bogor, Sejumlah Orang Tewas Dua Sudah Dimakamkan

Dari enam, berhasil dievakuasi tiga orang. Sementara yang lainnya masih dalam proses pencarian.

Namun dari informasi itu pula, dari enam korban tersebut, satu di antaranya merupakan warga Nanggung yang menikah dengan warga Urug.

Sukarma pun mengungkap bahwa proses pencarian akan terus berlanjut. Meski masih sangat berisiko karena tebal dan beracunnya asap di area lubang.

Di samping itu, Sukarma berharap tidak ada lagi warganya yang menjadi korban.

Baca Juga : Acip Supendi, Pria Tua yang Kehilangan 2 Orang Sekaligus dalam Peristiwa Antam

Ia pun mengingatkan dan mengimbau agar warga tidak lagi bekerja dengan risiko tinggi.

“Saya berharap warga ke depan bisa cari usaha lain, karena ini sangat berbahaya,” tuturnya.

Sukarma juga mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PT Antam dengan harapan ada solusi ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya seperti pengembangan UMKM.

“Saya sudah koordinasi dengan Antam. Mudah-mudahan ada usaha UMKM untuk masyarakat, dan warga disuruh mengajukan ke Antam,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan