RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, akan mengajukan penambahan biaya tak terduga (BTT) pada APBD Perubahan tahun 2023 untuk antisipasi penanganan kekeringan panjang.
Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan, pengajuan dilakukan sebagai upaya antisipasi kekeringan berkepanjangan.
“BTT sesuai kebutuhan, yang seminggu kemarin itu baru Rp78 juta. Saya minta estimasi untuk satu bulan dulu kebutuhannya,” kata Burhan, Selasa 29 Agustus 2023.
Burhan memperkirakan uang puluhan juta itu tidak akan cukup untuk pemenuhan kebutuhan kekeringan di bulan-bulan yang akan datang.
Baca Juga : Kekeringan, 35 Ribu Warga Kabupaten Bogor Krisis Air Bersih
Sebab, lanjut dia, kebutuhan BTT itu tidak hanya untuk transportasi puluhan truk pengangkut air, tapi juga untuk pemenuhan kebutuhan para sopir dan lainnya.
“Minimal BTT itu untuk beli solar dan untuk uang jejeg (makan) sopir. Airnya gak beli karena PDAM siap,” jelas Burhan.
Karenanya, kata dia, usulan harus segera dilakukan agar pada anggaran perubahan bisa direalisasikan.
“Saya mau minta BTT ditambah di perubahan anggaran ini. Karena BTT ini bukan hanya mengatasi hari ini kekeringan (tapi berkepanjangan),” tandasnya.







