RUJUKANMEDIA.com – Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menyebut rencana revitalisasi Pasar Leuwiliang sudah dikaji pasca pasar tersebut terbakar.
Saat itu, kata dia, pihaknya langsung melihat kondisi salah satu pasar terbesar di Kabupaten Bogor tersebut. Mulai dari kondisi bangunan, hingga material lainnya yang ada di dalam pasar.
“Kita sudah nilai, bangunannya sudah tidak layak, dan harus dibongkar semua,” jelas Teuku belum lama ini.
Baca Juga : Beauty Contest Dibuka, Revitalisasi Pasar Leuwiliang Dibangun Swasta
Meski demikian, Teuku mengaku belum mengetahui soal penganggaran untuk revitalisasi tersebut. Sebab diperkirakan memakan anggaran besar hingga ratusan miliar.
“Masalahnya kan anggaran, apakah dari pusat, kita harus ngitung dulu semuanya, termasuk juga struktur apakah pertahankan struktur lama atau tidak, kalau kemarin sih kita babad semua buat yang baru,” tandasnya.
Baca Juga : Targetnya Meleset, TPS Pedagang Pasar Leuwiliang Belum Juga Selesai
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, segera membuka keran bagi investor (beauty contest) untuk revitalisasi Pasar Leuwiliang yang terbakar pada 27 September 2023.
Beauty contest tersebut dibuka untuk mempercepat revitalisasi Pasar Leuwiliang yang sementara ini ribuan pedagangnya dialihkan ke tempat penampungan sementara (TPS).
“Kami segera lakukan beauty contest, mencari investor untuk revitalisasi pasar tersebut. Kami ingin semua pedagang di Pasar Leuwiliang termasuk masyarakat bisa merasakan kembali kenyamanan bertransaksi di pasar,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin.(*)







