RUJUKANMEDIA.com – Kembali bekerja setelah libur lebaran dan cuti bersama 2024, Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, langsung mengambil langkah dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat.
Salah satu yang disidak adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Dalam sidaknya, Asmawa mendapat sejumlah keluhan terkait lambatnya pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Ketika tiba di Disdukcapil Kabupaten Bogor, Asmawa langsung berinteraksi dengan sepasang suami-istri yang tengah antre untuk mendapatkan layanan.
Asmawa bertanya kepada mereka mengenai keperluan dan kendala yang mereka alami dalam mendapatkan pelayanan.
“Ada yang bisa saya bantu?,” tanya Asmawa kepada pasangan tersebut, pada Selasa, 16 April 2024.
Baca Juga : Hadiri Gebyar Adminduk, Rudy Susmanto Pinta Disdukcapil Beri Layanan yang Ramah ke Warga Kabupaten Bogor
Mendapat pertanyaan dari Pj Bupati Bogor, Acep, salah satu warga yang sedang antre mengaku hendak membuat Kartu Keluarga (KK) baru, karena mereka sudah lama menikah namun belum memiliki Kartu Keluarga.
“Kami hendak mengurus KK baru, tapi ada kelengkapan yang kurang, jadi kami harus kembali ke rumah dulu,” jawab Acep.
Setelah mendapat jawaban dari warga, Asmawa melanjutkan tanya jawab terkait alamat tempat tinggal dan alasan memilih untuk mengurus administrasi di Disdukcapil daripada di Unit Pelayanan Teknis (UPT).
“Anda tinggal di mana sekarang? Dan mengapa memilih mengurus di sini daripada di UPT?,” tanya Asmawa.
Baca Juga : Akselerasi Pembangunan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan Pj Bupati Bogor Kompak Maksimalkan Kinerja
Acep kemudian menjelaskan alasan memilih mengurus administrasi di Disdukcapil.
“Kami tinggal di Cileungsi. Kami memilih mengurus di sini karena layanan di desa atau kecamatan kami memakan waktu yang lama,” ungkapnya.
Asmawa menyebut bahwa itu adalah sebagian gambaran kecil pelayanan di Kabupaten Bogor yang harus terus dievaluasi.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera memperbaiki, melengkapi fasilitas yang dibutuhkan untuk kenyamanan masyarakat.Terutama di ruang tunggu seperti penambahan kipas angin atau AC,” tandasnya.(*)







