Dalam 5 Bulan, TBC di Kabupaten Bogor Tembus 9.610 Kasus

 

 

RUJUKANMEDIA.comKasus penyakit Tuberkulosis atau TBC di Kabupaten Bogor tembus hingga 9.610 kasus. Jumlah tersebut tercatat hanya dalam waktu lima bulan terhitung Januari hingga Mei 2025.

“Tahun 2025 totalnya ada 9.610 jiwa. Terdiri dari 5.359 pria, dan 4.251 wanita,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana kepada wartawan, Jumat 4 Juli 2025.

Dari tingginya jumlah kasus tersebut, Adang mencatat wilayah Kecamatan Cileungsi menjadi yang tertinggi penderita TBC dengan 527 kasus.

“Pada tahun2024 (tertinggi) Kecamatan Sukaraja dengan 526 kasus, tahun 2025 Kecamatan Cileungsi dengan 527 kasus,” bebernya.

Baca Juga : Pemkab Bogor Siagakan 2.592 Nakes Jamin Kesehatan Pemudik Lebaran 2025

Menurut Adang, tingginya kasus TBC disebabkan karena faktor lingkungan yang kotor, makan dan minum bekas orang lain, serta asap rokok.

Adang menyebut, orang yang telah terpapar TBC ditandai dengan munculnya beberapa gejala.

“Batuk berkepanjangan, berkeringat saat malam hari, hingga demam tinggi,” tuturnya.

Baca Juga : Jumlahnya Terus Meningkat, Dinas Kesehatan Ungkap 5 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan DBD

Oleh karena itu, Adang bersama pihaknya akan lebih gencar melakukan skrining kesehatan terhadap pengidap maupun anggota keluarga lainnya dengan tagline Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOS).

“Jadi, TBC mah kudu ditemukan dulu, kita rencananya akan memperluas skrining di tempat umum, lapas, dan sekolah. Istilahnya TBC yang di Bogor bisa ketemu semua untuk kita obati,” jelasnya.

Sekedar informasi, kasus TBC di Kabupaten Bogor pada tahun 2024 tercatat sebanyak 27.778 kasus.(*)

Tinggalkan Balasan