RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mematangkan persiapan pemekaran wilayah, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur dan Bogor Barat.
Meski moratorium DOB belum juga dicabut, Pemkab Bogor terus menjaring masukan dari masyarakat. Salah satunya kaitan penentuan calon ibu kota di Bogor Timur dan Bogor Barat.
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji mencatat ada sejumlah kecamatan yang masuk dan diusulkan menjadi calon ibu kota untuk dua wilayah yang akan mekar.
Yakni Sukamakmur-Jonggol untuk Bogor Timur dan Kecamatan Cigudeg untuk Bogor Barat.
“Semua sedang dalam kajian. Ada Cigudeg untuk Bogor Barat dan Sukamakmur-Jonggol untuk Bogor Timur,” ungkap Bambam kepada wartawan, Minggu 26 Oktober 2025.
Untuk Cigudeg Bogor Barat, diketahui merupakan kecamatan yang sedang dalam tahap penelitian dan kajian.
Baca Juga : Pemkab Dengar Pendapat Masyarakat Bogor Timur dan Barat Matangkan DOB
Sementara Sukamakmur-Jonggol, menjadi dua wilayah yang disatukan karena dianggap mumpuni dari berbagai aspek. Mulai dari kewilayahan hingga potensi di dalamnya.
“Tetapi ini masih kajian sementara. Jadi usulan awalnya itu yang masuk Jonggol, dan Sukamakmur yang layak dimekarkan, apalagi dulunya Sukamakmur itu merupakan pecahan Jonggol,” jelas Bambam.
Baca Juga : DOB dan Jalan Khusus Tambang di Bogor Harus Diakselerasi
Ia menegaskan bahwa Pemkab Bogor tidak menunggu kebijakan moratorium DOB dicabut untuk mewujudkan pemekaran daerah. Namun lebih kepada mempersiapkan segala kebutuhan sarana dan prasarananya.
“Pak Bupati itu tidak menunggu moratorium (dicabut), tapi lebih menekankan pada pembangunan di timur dan barat. Jadi memang terus kami persiapkan sampai nantinya moratoriumnya dicabut,” pungkas Bambam.(*)







