Terungkap, Motif Pembunuhan Pasutri Asal Pakistan Karena Sakit Hati

 

RUJUKANMEDIA.com – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkap, peristiwa pembunuhan yang menimpa pasutri asal Pakistan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dikarenakan motif sakit hati dari pelaku.

Pelaku berusia 22 tahun yang diketahui merupakan pegawainya di toko rempah-rempah, kerap dituduh mencuri oleh korban

“Motifnya si pelaku ini sakit hati terhadap kedua korban, si pelaku sering dituduh mencuri dan dimarahi yang menimbulkan sakit hati,” ungkap Wikha, Rabu 4 Maret 2025.

Baca Juga : Jenazah Ditemukan di Padalarang, Pasutri Asal Pakistan Dihabisi Pegawainya di Puncak Bogor

Dari rasa sakit hati itu, lanjutnya, pelaku kemudian berniat untuk menghabisi majikannya yang sudah menerima ia bekerja.

Pelaku merencanakan pembunuhan tersebut pada Minggu 1 Maret 2026. Bermodalkan satu buah golok dan senapan angin, ia mendatangi rumah korban sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, kedua korban yang diketemukan berinisial MA (56) dan FA (47) belum pulang. Sehingga pelaku menunggunya di dalam rumah korban.

Baca Juga : Pelaku Penusukan Mantan Ketua Apdesi Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan

Lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, kedua korban pulang ke rumah. Tanpa pikir panjang, pelaku langsung menyerang korban dengan membabi buat.

Korban dibacok dan ditembak menggunakan senapan angin yang telah disiapkannya hingga mengalami luka di bagian leher dan kepala.

“Korban suami alami dua luka sayatan, dua bacokan di leher. Sedangkan korban istri alami lima bacokan di leher dan di kepala, serta ada beberapa bekas tembakan dari senapan angin di kepala,” jelas Wikha.

Tinggalkan Balasan