Hingga Kini Masih Terjadi Bencana Hidrometeorologi, Bogor Diprediksi Kering Mulai Mei 

RUJUKANMEDIA.com – Musim kemarau diprediksi melanda wilayah Kabupaten Bogor mulai Mei 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat mengatakan, perkiraan tersebut didasari prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga : 3 Kecamatan di Bogor Alami Kekeringan Sejak Dua Bulan Lalu, 2.193 Warga Krisis Air Bersih 

Dari prediksi itu, sambungnya, BMKG mencatat musim kemarau sudah mulai terjadi pada bulan April ini. Hanya saja masih berada di wilayah Indonesia bagian Timur.

“Perkiraan masuk musim kemarau mulai dari bulan Mei karena Aprilnya itu kemarau terjadi di Indonesia bagian timur, wilayah Indonesia bagian barat masuk di bulan Mei,” ujar Ade Hasrat kepada wartawan, Kamis 16 April 2026.

Untuk saat ini, wilayah Kabupaten Bogor kondisinya masih dilanda bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin puting beliung. “Bahkan kita masih terapkan kondisi tanggap darurat bencana,” jelas Ade Hasrat.

Baca Juga : Perumda Tirta Kahuripan Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dan Sejumlah Wilayah Sumatra

Namun, ia menegaskan, bahwa pihaknya juga sudah bersiap untuk menghadapi musim kemarau dengan penyediaan stok air, membantu masyarakat yang nanti mengalami kekeringan.

“Masih ada 168 titik toren air atau sumur bor yang dibangun bersama stakeholder lain beberapa tahun lalu, jadi saya berharap kekeringan tidak jauh lebih buruk dari 2023,” pungkas Ade Hasrat. (*)

Tinggalkan Balasan

TERKAIT LAINNYA