RUJUKANMEDIA.com – Keinginan pengadaan mobil operasional dari para kepala desa dipatahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.
DPMD menegaskan tidak ada angggaran untuk pembelian mobil operasional yang diminta para kepala desa tersebut pada tahun 2025.
Kepala DPMD Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah mengatakan bahwa seluruh kegiatan dan program di bawah dinas desa sudah direncanakan sejak 2024.
“Belum (masuk), karena program tahun ini sudah direncanakan di tahun kemarin, muncul lah perencanaan, dan kegiatan yang sudah masuk APBD 2025,” kata Renaldi kepada wartawan, Kamis 13 Februari 2025.
Baca Juga : Karena Banyak yang Terjerat Hukum, Ketua DPRD Minta Kejari Pantau Kinerja Kades
Seharusnya, lanjut Renaldi, para kepala desa juga memahami kondisi negara saat ini yang tengah melakukan efisiensi anggaran, mengalihkan anggaran kepada program prioritas.
Baca Juga : Sudah Dapat Motor, Kades di Kabupaten Bogor Kini Malah Minta Mobil
Karena dengan efisiensi tersebut, tak sedikit pula program yang sudah direncanakan pada tahun 2024 dipangkas.
Apalagi, permintaan mobil operasional desa yang kedua ini baru dan tidak mendesak untuk pembangunan Kabupaten Bogor.
“Teman-teman di desa juga harus bisa membaca prioritas, melihat postur APBDes, kemudian harus membaca kepekaan-kepekaan kondisi yang ada di masyarakat karena masyarakat menilai semua kinerja kita,” pungkas Renaldi.(*)







