RUJUKANMEDIA.com – Rencana relokasi Puskesmas Curugbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor urung dilaksanakan.
Relokasi yang awalnya bakal dilaksanakan pada tahun ini pun dimundurkan hingga tahun 2026. Alasannya adalah anggaran yang tidak memungkinkan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengakui bahwa usulan pengadaan lahan untuk relokasi Puskesmas Curugbitung sudah sejak lama masuk dalam rencana kerja dinas dan dibahas dalam forum perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang).
Baca Juga : Ormas Jagoan yang Ancam Petugas Puskesmas Leuwisadeng Nangis di Hadapan Kapolres
Akan tetapi, kata dia, kondisi anggaran Kabupaten Bogor belum memungkinkan untuk melanjutkan relokasi puskesmas yang kondisinya memperihatinkan itu.
“Relokasi Puskesmas Curugbitung bukan hal baru. Ini sudah menjadi salah satu prioritas dalam dokumen perencanaan dan penganggaran Dinas Kesehatan. Namun realisasinya memang sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah,” jelas Fusia dalam keterangannya.
Ia mengatakan, pada proses perubahan anggaran parsial tahap satu tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melakukan peninjauan ulang terhadap seluruh kegiatan pembangunan, termasuk di bidang kesehatan.
Baca Juga : Bupati Bogor Ngaku Sudah Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Bencana Bojong Koneng
Akibat rasionalisasi dan penyesuaian anggaran, beberapa program termasuk pengadaan lahan dan rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) terpaksa dijadwalkan ulang ke tahun 2026.
“Bukan dibatalkan, tapi dijadwalkan ulang. Ini bagian dari manajemen fiskal yang sehat. Anggaran harus dikelola sesuai skala prioritas yang dinamis dan kemampuan keuangan aktual,” tutur Fusia.
Meskipun menghadapi tantangan fiskal, Pemkab Bogor, kata dia, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian infrastruktur seperti Curugbitung.
“Kami tidak tinggal diam. Usulan relokasi akan kembali diperjuangkan dalam penyusunan RKPD dan KUA-PPAS 2026. Ini adalah bentuk keseriusan kami menjaga pelayanan publik tetap optimal,” tegasnya.(*)







