RUJUKANMEDIA.com – Setiap desa di Kabupaten Bogor direncanakan bakal dapat bantuan keuangan (Bankeu) hingga Rp1,5 miliar pada tahun 2026. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya sebesar Rp1 miliar.
“Kita rencanakan mudah-mudahan nanti disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor nilainya per tahun yang tadinya maksimal Rp1 miliar menjadi maksimal Rp1,5 miliar,” ungkap Bupati Bogor Rudy Susmanto, Minggu 5 Oktober 2025.
Rudy menjelaskan, rencana kenaikan bantuan tersebut masuk ke dalam rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Bankeu Desa tahun 2026.
Baca Juga : Bupati Iwan Tak Mampu Bangun 700 Huntap di Sukajaya
Rudy sendiri telah mensosialisasikan ini bersama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.
Pada pertemuannya itu, salah satu pengembangan penggunaan Bankeu Desa adalah menciptakan satu sarjana di satu desa.
Baca Juga : Bankeu Provinsi Dicoret, Huntap Warga Korban Bencana di Bogor Batal Dibangun
Rudy mengaku ingin Bankeu tidak hanya fokus pada insfratruktur desa, namun juga sektor lain yang lebih luas.
“Bankeu sendiri untuk infrastruktur tetap, lalu kedua ada untuk non infrastruktur, salah satunya adalah minimal satu desa, satu sarjana setiap tahun,” jelas Rudy.
Kemudian, lanjutnya, Bankeu Desa tersebut juga bisa digunakan untuk kepentingan lain seperti halnya pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Bisa untuk pengelolaan sampah, dukungan terhadap para pelaku UMKM, untuk kegiatan sosial keagamaan juga,” pungkasnya. (*)







