Acip Supendi, Pria Tua yang Kehilangan 2 Orang Sekaligus dalam Peristiwa Antam

RUJUKANMEDIA.com – Acip Supendi, pria tua berusia 59 tahun, di Kampung Urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Bagaimana tidak, ia harus merasakan kehilangan dua orang tercintanya sekaligus dalam peristiwa mencekam di area pertambangan Antam, Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Peristiwa Mencekam di Area Antam Bogor, Sejumlah Orang Tewas Dua Sudah Dimakamkan

Kedua orang itu adalah Edi Saputra, anak dari Acip dan Jaka yang merupakan adik iparnya.

“Edi anak saya, kalau Jaka itu adik ipar saya,” ungkap Edi kepada wartawan di rumahnya, Minggu 18 Januari 2026.

Edi mengungkap bahwa keduanya berangkat bersama 11 orang dengan tujuan bekerja di gunung, istilah yang mereka gunakan saat bekerja sebagai gurandil atau penambang emas ilegal.

Baca Juga : Ratusan Orang Dikabarkan Jadi Korban Gas Beracun di Antam 

Namun dari total yang berangkat, lanjutnya, enam orang yang beralamat di Kampung Urug, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, terjebak dua di antaranya adalah Edi dan Jaka.

“Ada empat lagi yang belum evakuasi semuanya warga Urug,” ungkap Acip.

Ia berharap semua korban bisa segera dievakuasi dan dimakamkan.

“Harapannya (juga) ada bantuan,” kata Acip. (*)

Tinggalkan Balasan