Pemekaran Bogor Timur Disiapkan, Sukamakmur Bakal Jadi Pusat Ekonomi Baru

 

RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menjadikan Sukamakmur sebagai pusat ekonomi baru di wilayah Timur Kabupaten Bogor.

Langkah tersebut salah satunya dilakukan sebagai persiapan menuju Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Timur.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkap, Sukamakmur menjadi prioritas pengembangan wilayah. Di sana, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih terbilang rendah.

Termasuk Tanjungsari, kata dia, IPM di wilayah Kecamatan Sukamakmur menempati urutan ke-39 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta daya beli masih perlu ditingkatkan,” kata Rudy dalam keterangannya, Kamis 26 Maret 2026.

Baca Juga : DPR Tegaskan Tak Ada Pemekaran Daerah untuk Kabupaten Bogor

Rudy pun menegaskan komitmennya untuk menetapkan strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi, melalui penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, pengembangan kawasan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan daya beli.

“Strategi ini diarahkan untuk menciptakan efek domino terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di wilayah Bogor Timur,” jelasnya.

Baca Juga : Menyoal Pemekaran Bogor Barat dan Timur, Rudy Susmanto Angkat Bicara

Hadirnya pusat ekonomi baru di Sukamakmur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Lebih dari itu, pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur juga menjadi bagian strategis dalam mendorong percepatan terwujudnya DOB Kabupaten Bogor Timur.

Rudy menekankan, bahwa Pemkab Bogor secara konsisten terus meningkatkan nilai skoring sebagai salah satu persyaratan pembentukan daerah otonomi baru, melalui optimalisasi potensi wilayah serta penguatan dukungan aset daerah.(*)

Tinggalkan Balasan