RUJUKANMEDIA.com – Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengubah status Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi RSUD Parung masih belum terealisasikan.
Untuk mewujudkan itu, Pemkab Bogor diperkirakan harus mengeluarkan anggaran hingga Rp200 miliar.
Keinginan itu pun kemudian telah diterima oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, M Rizky.
Ia mengaku sudah menerima keinginan dan usulan tersebut dari Pemkab Bogor saat bertemu dengan Bupati Rudy Susmanto belum lama ini.
Rizky pun mendorong hal itu dan akan mengusulkannya di tingkat Jawa Barat.
“Saya mendukung dan mengapresiasi hal ini, karena pelayanan kesehatan yang lebih prima sangat dibutuhkan warga masyarakat di utara Kabupaten Bogor,” jelas Rizky kepada wartawan, Kamis 15 Mei 2025.
Wakil Rakyat Dapil Kabupaten Bogor ini pun mengungkap bahwa keinginan Pemkab Bogor tersebut telah disepakati agar sinkronisasi anggaran bisa berjalan dengan Pemprov Jawa Barat.
Baca Juga : Banprov Kecil, Sekda Bogor Pesimis Lanjutkan Pembangunan RSUD Parung
Sebab, kata dia, RSUD Parung merupakan salah satu kebutuhan prioritas yang harus disegerakan oleh pemerintah.
“Sinkronisasi antara Pemkab Bogor dan DPRD Provinsi Jabar ini tentu akan kami tindak lanjuti agar sinkron juga dengan kebijakan anggaran dari Pemprov Jabar,” ucap politikus Partai NasDem ini.
Rizky juga mengaku sudah membicarakan hal tersebut dengan anggota lainnya dari wilayah yang sama.
“Kebetulan ada 7 anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor yang jadi anggota Badan Anggaran. Tentu ini akan kami perjuangkan di dalam rapat anggaran perubahan parsial,” jelasnya.(*)







