RUJUKANMEDIA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, berupaya merealisasikan pembangunan jalan khusus tambang di wilayahnya.
Langkah tersebut diyakini menjadi solusi untuk mengurangi sejumlah persoalan yang kerap terjadi di jalur tambang. Mulai dari kecelakaan hingga menghilangkan nyawa, kemacetan dan mengganggu aktivitas warga.
Baca Juga : Pemkab Bogor dan Tangerang Bertemu, Solusi untuk Jalur Tambang Masih Abu-abu
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa Pemkab Bogor serius untuk mewujudkan pembangunan jalan khusus tambang tersebut yang nantinya melintasi sejumlah wilayah seperti Cigudeg, Rumpin, Gunungsindur hingga Parungpanjang.
“Pemkab Bogor secara serius akan membuat jalur tambang yang dipergunakan oleh angkutan tambang sepanjang kurang lebih 13 kilometeran. Tahun ini kita sedang DED kemudian apprasial, insha allah 2026 kita melakukan pembebasan tanahnya,” kata Ajat kepada wartawan, Senin 22 September 2025.
Baca Juga : Putar Otak Cari Solusi, Pemkab Bogor Minta Pengusaha Tambang Buat Kantong Parkir Mandiri
Jalan khusus tambang, menurut Ajat, akan bisa mengurai sejumlah persoalan. Memisahkan antara kegiatan usaha dengan aktivitas masyarakat.
“Karena itu kondisi ideal yang harus kita cari, harus kita tempuh karena bagaimana memisahkan antara pergerakan angkutan tambang dengan pergerakan angkutan masyarakat untuk sehari-hari. Sekolah, belanja dan lain-lain, itu yg disepakati,” jelasnya.
Berdasarkan hitung-hitungan Pemkab Bogor, jika tak ada hambatan, jalan khusus tambang itu bisa terealisasi pada tahun 2027.
“Untuk mencapai kondisi ideal itu memang butuh waktu yang cukup lumayan. Jadi kalau misalnya kita bangun 2027 maka masih ada sper waktu 2-3 tahun (dari tahun 2025),” tuturnya.(*)







